10 Hari di Purwokerto dengan uang 7 Ribu #MerantauStory6

10 Hari di Purwokerto dengan uang 7 Ribu #MerantauStory6


Assalamu'allaikum Wr Wb.

Hay.. apa kabar kalian? Sedang bahagia kah? patah hati? atau sedang bingung?
Kali ini aku akan menceritakan tentang pengalamanku 10 Hari di Purwokerto dengan uang 7 ribu ..
Baiklah langsung saja..

Hari Minggu

Hari minggu,hari dimana orang-orang beristirahat,berlibur,atau kegiatan lainnya untuk melupakan sejenak penat yang sudah mereka lewati selama 6 hari sebelumnya.

Tak jauh berbeda dari minggu-minggu yang lalu,hari ini aku sudah di rumah,hanya untuk beristirahat. Entah mengapa,walau sekedar duduk di sofa, tanpa hiburan dan hanya sekedar bermain handphone pun sudah sangat nyaman.

Memang rumah sendiri walau seperti apapun akan tetap terasa nyaman,mungkin ini yang sering di sebut Home Sweet Home oleh orang barat.
Aku lebih suka menghabiskan waktu liburku untuk bersantai,menonton TV atau film di laptop,dan bermain handphone.
Mungkin orang yang tidak tahu akan berfikir bahwa aku hanya sekedar chatting,sosmes ataupun streaming menggunakan handphoneku.

Aku tak peduli yang mereka pikirkan,karna nyatanya aku juga banyak belajar blog atau web,blogger ataupun wordpress dan segala hal yang berkaitan hanya bermodalkan handphoneku.

Walau aku ada laptop atau lebih tepatnya notebook,namun aku lebih nyaman dan praktis menggunakan handphone,seperti saat menulis artikel ini.

Bila kalian tak percaya tak apa,lagi pula bila kalian meminta bukti atau aku harus praktek langsung di depan kalian,aku bersedia.
Bebas Makan Hal yang paling di sukai oleh anak kost saat pulang ke rumah adalah makan,ya.. tak perlu lagi pergi ke warung makan,warteg ataupun penjual makanan lainnya untuk sekedar mengisi perut.

Karna ibu sudah menyiapkan makanan,dan akan senang bila kita makan banyak dan lahap,yang kan kita lakukan dengan senang hati tanpa merasa takut tak bisa membayarnya.
Dan benar saja,hari itu aku cukup bernafsu makan,walau baru sore hari namun aku sudah makan nasi 3 kali,juga ngemil beberapa jajan.

Beres - Beres

Seperti yang sudah aku ceritakan sebelumnya,bahwa aku selalu pulang untuk mencuci baju-baju yang sudah aku pakai selama satu minggu ini.
Sehingga setiap sore hari aku selalu beres-beres menyiapkan baju yang akan ku bawa ke kost.
Dan saat sedang beres-beres nenekku menghampiri ke kamar dengan membawakan sedikit cemilan , lalu ku masukkan cemilan tersebut ke dalam tas.

Sisa Uang

Aku baru sadar sisa uangku tinggal 10 ribu,lalu aku mengecek tas kecil yang biasa ku bawa kerja dan menemukan uang receh.
Setelah ku hitung jumlahnya sekitar 7 ribu,jadi sekarang aku hanya punya uang 17 ribu.

Disitu aku bingung,karna aku harus mengisi bensin agar bisa sampai ke purwokerto,sementara aku sendiri masih harus melewati 10 hari sebelum akhirnya mendapat gaji pertamaku.

Aku tak mungkin minta ke nenekku,diapun sedang tak ada uang,aku tak mungkin menelfon orang tuaku sekedar meminta uang,karna tak pernah minta apa apapun aku sering dianggap manja atau apalah itu.

Akhirnya dengan modal nekat,dan percaya akan kata hati "Kamu cowok,harus kuat pasti bisa,nanti juga ada jalannya".

Berangkat ke Kost

Tepat habis maghrib,akupun memutuskan berangkat ke purwokerto lagi dengan membawa 17 ribu,belum sampai di purwokerto aku sudah kehilangan uang 10ribu untuk ku belikan bensin.

Dan kini sisa uangku tinggal 7 ribu,tepat saat adzan isya berkumandang aku sudah sampai di purwokerto.
Malam itu aku lewati dengan makan malam dari nenekku,ya.. aku hanya memakan 2 bungkus wafer nabati,1 susu kotak dan puding,saat aku mau berangkat nenekku sempat membawakanku pudding 1 kotak makan tuperware.
Beruntunglah aku masih bisa terhindar dari kelaparan.

Esok Hari

Esok harinya aku terbangun seperti biasa,sarapan segelas teh.
Lalu berangkat kerja seperti biasa,sampai waktu istirahat jam makan tiba,aku pergi ke warteg dekat kantor.

Sudah ku ceritakan di : Pengalamanku makan enak murah di Purwokerto #MerantauStory5

Aku gunakan sisa uang 7ribu ku untuk makan siang itu,karna aku sudah lapar sekali belum akan dari pagi.
Sambil makan,aku berfikir bagaimana cara bertahan selama 10 hari sedangkan uangku sudah habis . 
Aku pun teringat,aku mendapat uang makan siang 10 ribu/hari tiap pulang kerja.
Akhirnya aku makan dengan tenang.

Mengatur siasat

Kebetulan saat itu sedang tidak banyak pekerjaan,sehingga ada lumayan waktu luang untuk berfikir. 
Aku pun menemukan siasat agar bisa bertahan selama 10 hari,dikarnakan aku mendapat uang makan 10ribu/hari tiap pulang kerja maka aku akan memegang uang 10ribu setelah selesai dari kerja.
Maka dari uang tersebut,aku gunakan 5 ribu untuk membeli mie instan sebagai makan malam.
Dan 5 ribu sisanya untuk aku makan siang esok hari.
Sementara sarapan aku kadang hanya minum susu,kopi,ataupun teh.
Karna memang ada persediaan di kost,baik itu dariku ,dari Mas Agung,atau dari orang lain yang bekerja di tempat kost ku.

Bagi yang belum tahu kenapa ada yang bekerja di kostku dapat mencari tahu di : 4 Hari pertama dan 6 Hari selanjutnya #MerantauStory2

Atau bisa juga di : Pengalamanku makan enak murah di Purwokerto #WorkStory5 

Hari-hari ku jalani seperti itu,walau ada satu ketika mas agung membeli ketupat dan gorengan untuk sarapan,ataupun tiba-tiba membawakan aku nasi dengan lauk ayam.
Sampai tak terasa sudah 10 hari,esok adalah pertama kalinya aku mendapat gaji,uang hasil keringatku selama 1 bulan.

Aku rasa cukup sekian cerita kali ini,dan dilanjut di cerita selanjutnya.

Wassalamu'allaikum Wr Wb

3 Responses to "10 Hari di Purwokerto dengan uang 7 Ribu #MerantauStory6"

  1. Merantau dengan uang 10 ribu,
    pp kereta bandung lokal bisa buat jalan-jalan ke alun" :"V

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwk besok besok gua liburan ke bandung lu harus ajak gua jalan jalan loh ya ..

      Hapus
  2. Selalu ada jalan keluar dari setiap masalah. Semoga pekerjaannya lancar...

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel