2 bulan tak kerja,typusku parah #KisahDirga4

2 bulan tak kerja,typusku parah #KisahDirga4


Assalamu'allaikum Wr Wb

Hay.. bagi yang sudah membaca ceritaku sebelumnya yaitu
  Bulan ke 2 bekerja,sampai typus-pun menyerang #MerantauStory9
,pasti sedikit merasa penasaran.. karna di cerita tersebut aku belum menjelaskan bahwa aku benar sakit typus atau tidak.

Karna memang sengaja akan aku tuliskan di cerita kali ini,langsung saja..

Malam Hari

Aku langsung merebahkan tubuh diatas kasur,semua terasa tak enak.. kepalaku pusing dan berat,sekujur tubuhku terasa pegal,lemas.. apalagi demam yang tinggi membuatku merasa semua semakin tidak karuan.

Aku tiduran,berharap bahwa tubuh ini akan segera baikan,karna saat itu aku berfikir bahwa aku hanya kecapean saja.

Namun ternyata dugaanku salah,tiba-tiba aku merasa kedinginan disaat suhu tubuhku justru semakin naik,aku pun berkerodong selimut,menutupi seluruh tubuhku agar tak merasa kedinginan.. sejenak aku terlelap,lalu terbangun pukul 10 atau 11 malam.

Aku merasa haus yang teramat sangat,lalu aku beranjak bangun mengambil minum.. sampai akhirnya aku mencoba terlelap kembali.

Sampai tepat tengah malam hingga jam 3 pagi,aku tak bisa tertidur.. aku merasa banyak gangguan di sekitarku,semua terasa tidak enak,seperti ada banyak orang berbicara di sekitar telingaku dan seakan aku adalah bagian dari perbincanganku,ya.. itu mungkin adalah mimpi atau aku sedang ngigau.. ,yang jelas aku merasakan seperi itu,dan juga badan ini terasa sangat sakit seakan satu persatu tulang yang ada di patahkan.

Pagi Hari

Pagi hariku tetap saja masih belum baikan,bahkan sekedar bangkit untuk duduk pun aku tak punya tenaga,hampir 3 hari aku hanya tiduran.. dan setiap pagi Mas Agung selalu membelikam sarapan untukku,kadang rames,bubur ayam atai roti sariroti.

3 Hari Terbaring


Selama 3 hari terbaring,aku sudah sempat merasa baikan,bahkan aku sudah 2 kali setiap pagi mandi.. dan di hari ke 3 aku sudah berpikir bahwa aku sehat dan siap berangkat besok.

Dan sejenak aku tersenyum merasa senang karna ternyata obat penurun demam yang dibelikan oleh Yulia cukup manjur.

Sampai tiba malam hari,Mas Agung sudah pulang.. dia juga tak lupa membawakan aku makan malam.

Saat itu baik aku atau Mas Agung belum tahu bahwa aku sakit typus,karna sejak minum obat dari Yulia aku sudah merasa baikan,jadi ku kira hanya demam biasa.

Hingga saat aku makan,ternyata ada sedikit sambal di dekat ayam,aku pun santai saja makan nasi dengan ayam yang terkena sambal,karna sambalnya tidak terlalu padas.. baru setengah porsi aku makan tiba-tiba tubuh ini terasa tidak karuan lagi,aku pun langsung minum obat dan mencoba tertidur.

Sejak itu aku kembali hanya terbaring lemas,hari berganti hari.. baik Mas Agung,Mas Voni,Mas Wawan dan Gamas bergantian menjaga dan merawatku.
Dan tak terasa satu minggu sudah aku terbaring dan tak berangkat kerja.

"Ras,aku ikut kamu pulang yah"

Satu minggu terbaring,Mas Agung menawarkan padaku untuk pulang saja istirahat di rumah.. dan siap mengantarkan aku pulang. Juga bosku mengizinkan aku istirahat sampai aku benar-benar sembuh.
Namun aku masih percaya sebentar lagi sembuh,sampai ketika ibuku dan orang rumah terus-terusan menghubungiku dan memintaku untuk pulang saja.

Akhirnya aku memilih untuk pulang,Mas Agung sebenarnya sudah akan mengantarkan aku pulang,namun aku memilih pulang bersama Paras,ya untungnya kampus Paras kuliah dekat dengan kostku.. dan dari Purwokerto ke rumah kami satu arah.

Kebetulan sejak SMK kami memang sudah menjadi sahabat yang cukup akrab,dua lelaki dengan musik favorit yang sama.

Satu Minggu di Rumah

Satu minggu di rumah membuatku sedikit merasa enakan,aku sudah merasa mulai sehat walau masih belum bernafsu makan.
Sampai suatu malam aku kembali demam tinggi,dan pagi harinya aku merasa sakit di bagian mulut,aku tak mampu untuk berbicara.. ku kira aku sariawan di banyak tempat,ternyata lidaku pecah-pecah sepeti tercabik-cabik.. atau dalam istilah jawa lidahku mengalami keadaan "babak".

Aku tak mampu membuka mulutku,aku susah untuk makan,minum,minum obat atau sekedar membuka mulut.. nenekku saja tak kuat melihat keadaan lidahku.

Kondisiku semakin drop dan tak kunjung sembuh,ibuku pun memutuskan pulang dari Tangerang ke Bukateja.

Ibuku sampai pulang demi merawatku,karna dulu ibuku juga pernah mengalami typus parah sampai 3 bulan. Jadi dia takut bila aku sampai mengalami typus separah dia dulu.

Satu minggu sudah sejak ibuku pulang,sudah bermacam obat dokter,obat cacing dan herbal lainnya.. aku masih belum menunjukan perubahan
Sampai akhirnya ayahku telfon,dia menyarankan untuk minum madu murni.

Ibuku pun menyuruh ayahku untuk memesankan madu murni,karna kebetulan ayahku ada kenalan di Purbalingga yang menjual madu murni.

Iya,ayahku tak pulang.. karna dia disana banyak kerjaan,dan dua adikku juga tak mungkin bolos sekolah,jadi ibuku pulang hanya dengan adikku yang paling kecil.

Hampir 3 minggu ibuku merawatku,dan aku sudah mulai sembuh,akhirnya dia sudah harus pulang ke tangerang lagi.
Dan aku Alhamdulillah sudah mulai baikan.

Ya.. ku rasa cukup sekian dulu ceritaku kali ini,akan ku lanjut di cerita selanjutnya.. terimakasih.

Wassalamu'allaikum Wr Wb

1 Response to "2 bulan tak kerja,typusku parah #KisahDirga4"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel