2 Tahun Menggunakan KompiFlexible AMP
2 Tahun Menggunakan KompiFlexible AMP - Sebenarnya saat menulis ini saya sendiri lupa kapan pertama kalinya menggunakan template AMP di dirga.id, sebelum akhirnya saya cek Email untuk mengetahui kapan saya pertama kali membeli KompiFlexible AMP dari Kompiajaib.com.
Ternyata saya membeli template tersebut pada tanggal 20 Juni 2019, alias 1 hari setelah ulang tahun saya (19 Juni).
Kalau tidak salah (mungkin) alasan saya saat itu ingin memberikan hadiah untuk diri saya sendiri atau bahasa kerennya memberi "self-reward".
Yah... jika memang tidak salah ingat maka itu salah satu alasan kenapa saya membeli template KompiFlexible AMP.
Dan itu, menjadi hadiah "self-reward" yang tidak pernah saya sesali sejauh ini.
5 Alasan Membeli dan Menggunakan KompiFlexible AMP
Untuk memperingati 2 Tahun Menggunakan KompiFlexible AMP atau tepatnya "Hampir 2 Tahun", dirga.id ingin membagikan cerita pengalaman dirga.id seputar Template KompiFlexible AMP.
Mulai dari alasan memilih KompiFlexible AMP, apa yang membuat saya tertarik untuk menggunakannya, siapa yang menginspirasi saya dan banyak lagi.
Pasti yang paling banyak dipertanyakan oleh teman-teman blogger adalah alasan kenapa saya menggunakan KompiFlexible AMP daripada yang lainnya.
Terlebih lagi blog dirga.id sudah lebih dahulu dikenal karena VioMagz, mulai dari template blogger VioMagz yang biasa dirga.id gunakan, hingga tutorial seputar VioMagz yang sering dirga.id bagikan.
Langsung saja, berikut ini 5 Alasan Dirga ID menggunakan KompiFlexible AMP:
a. Terinspirasi Mas Trigus dan Blogger lain
Sebelumnya saya tidak terlalu berniat untuk membeli versi AMPnya, saya sekedar ingin menggunakan KompiFlexible AMP.
Bebeberapa teman blogger di Facebook yang menurut saya mereka benar-benar sukses dan mendapat penghasilan dari blogging pasti menggunakan KompiFlexible.
Diantaranya Mas Timon (sebelum akhirnya sekarang menggunakan VioMagz), Mas Raka dari Mogloger.com (https://www.thelastsurvivors.org/akuisisi/) dan Mas Trigus (versi AMP).
Sayang saat itu tampilan untuk versi non-AMP masih cukup sederhana dan jadul, sehingga saya lebih tertarik dengan versi AMP, terlebih lagi tampilan blog Mas Trigus yang sudah di redesign menjadikan templatenya lebih baik lagi.
Namun, saat itu saya belum punya ilmu yang cukup sehingga tidak begitu yakin menggunakan template AMP. Sampai akhirnya ada update terbaru dari KompiFlexible non-AMP v8 yang membuat tampilannya menjadi lebih modern.
Sayangya karena sebuah alasan, saya belum sempat membelinya sampai akhirnya Mas Adhy Suryadi mengupdate tampilan terbaru dari KompiFlexible AMP yang seperti sekarang, dan saya sendiri sudah mulai menggunakan template AMP saat itu, dan akhirnya saya memutuskan untuk membeli KompiFlexible AMP.
Dan sampai saat ini, tampilan dari template KompiFlexible AMP yang dipakai dirga.id sudah di redesign sedemikian rupa agar mirip dengan tampilan blog milik Mas Trigus, yah meski belum benar-benar mirip, karena saya memang tidak pandai coding atau semacamnya.
b. Backlink Gratis dari KompiAjaib
Dari dulu salah satu impian saya sebagai seorang Blogger adalah mendapatkan backlink dari KompiAjaib. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Mas Adhy Suryadi dengan Blog KompiAjaibnya sudah bisa dibilang sebagai salah satu blogger legend.
Banyak tutorial-tutorial yang sudah beliau bagikan, banyak template blogger yang sudah pernah beliau buat juga.
Sehingga saat saya tahu bahwa KompiAjaib memberikan backlink gratis dan sudah banyak blogger yang mendapatkannya, rasanya seperti ada yang kurang dan belum benar-benar menjadi seorang blogger bila belum mendapat backlink dari KompiAjaib.
Satangnya saat saya cek, ternyata syarat untuk mendapat backlink melalui Guest Post gratis dari KompiAjaib yaitu harus membeli template buatan KompiAjaib, atau sederhananya fasilitas Guest Post Gratis hanya diberikan untuk peanggan KompiAjaib, yang artinya tidak semua bisa mendapat backlink gratis.
Alhamdulillah, takdir membawa saya kepada datangnya kesempatan yang menjadikan saya harus membeli template buatan KompiAjaib.
Takdir mengantarkan saya pada posisi dimana saya membutuhkan template blogger AMP yang powerfull dan terbaik (menurut saya) untuk digunakan di dirga.id, dan saya menjatuhkan pilihan kepada KompiFlexible AMP.
c. Fitur AMP yang Mulai disarankan Google
Saat itu Google mulai gencar-gencarnya mempromosikan Fitur AMP, mulai dari update algoritma yang akan mengutamakan situs-situs berbasis AMP dalam hasil penelusuran via mobile, begitu juga dengan Adsense yang kabarnya mulai mengutamakan iklan untuk situs-situs AMP (meski ada yang berkata bahwa AMP membuat pendapatan turun).
Meski saat itu saya sudah tahu tentang sisu bahwa AMP membuat pendapatan turun, namun kasus ini kebanyakan terjadi di pengguna Wordpress.
Sementara Mas Adhy Suryadi sendiri pernah menjelaskan bahwa masalah pendapatan turun bukan hanya karena iklan yang tidak langsung tampil saat diakses menggunakan AMP, tapi akrena masalah penempatan dan jumlah slot iklan yang tersedia, apalagi bagi pengguna Wordpress yang saat itu belum ada plugin yang benar-benar ampuh untuk menempatkan iklan di situs AMP.
Berbeda dengan Platform Blogger.com yang sudha bisa dikostumisasi sedemikian rupa, khususnya untuk template blogger buatan Mas Adhy Suryadi yang memang sudah disediakan slot-slot khusus untuk Iklan adsense, termasuk di KompiFlexible AMP.
Alasan-alasan tersebut yang semakin memantapkan pilihan saya dalam membeli dan menggunakan KompiFlexible AMP.
d. Template AMP Terbaik
Menurut saya sejauh ini KompiFlexible AMP merupakan template AMP blogger terbaik, alasannya tentu berasal dari Mas Adhy Suryadi itu sendiri, kenapa?
Seperti yang kita ketahui bahwa Template AMP membutuhkan perlakuan khusus untuk benar-benar bisa digunakan. Terlebih lagi ini merupakan "teknologi baru" yang masih perlu banyak penyesuaian.
Hal-hal seperti ini yang membuat banyak developer template blogger belum terlalu mengembangkan template AMP.
Seperti Mas Sugeng yang sudah pernah merilis VioMagz AMP sebagai bundling dari VioMagz non-AMP. Namun Mas Sugeng sendiri tidak memberikan support untuk template tersebut, karena versi AMPnya dihitung sebagai hadiah dan Mas Sugeng sendiri mengaku belum terlalu paham dengan AMP.
Begitu juga dengan kebanyakan developer lainnya, masih sekedar hanya bisa membuat, jika ada kendala belum tentu menemukan solusinya.
Nah, untungnya Mas Adhy Suryadi sudah cukup ahli dalam permasalahan seputar AMP Blogger sehingga setiap ada error, bug atau permasalahan lain seputar template buatannya khususnya untuk AMP, pasti akan ada solusinya dengan cepat.
Jika anda ingin mencari tutorial seputar AMP blogger bisa langsung mengunjugi KompiAjaib atau langsung akses link berikut ini => https://www.kompiajaib.com/search/label/AMP
e. Tidak Perlu Migrasi ke Wordpress
Pada dasarnya saya sudah beberapa kali migrasi blogger-wordpress, belakangan ini saya juga sempat ingin migrasi ke wordpress, namun masih ada satu dua alasan yang membuat saya memilih untuk mengurungkan niat tersebut. Mungkin dilain kesempatakan akan saya ceritakan tentang hal ini.
Tapi, 2 Tahun lalu sebelum membeli KompiFlexible AMP saya sempat ingin migrasi ke Wordrpess dengan alasan "Demi Fitur AMP".
Kenapa? karena di blogger kita harus mengedit banyak kode, khususnya setiap akan memposting tulisan kita harus mengedit agar tulisan atau artikel yang akan kita publish sudah benar-benar valid AMP.
Dan saat itu artikel saya sudah ada 200an yang artinya bila menggunakan template blogger AMP saya harus mengedit 200an artikel agar valid AMP. Sedangkan bila menggunakan Wordpress maka tidak perlu karena sudah ada plugin yang bisa membantu kita dalam merubah tulisan atau artikel dari non-AMP menjadi AMP secara instan.
Tapi setelah saya mempelajari AMP, lalu saya bandingkan beberapa hal jika saya migrasi ke Wordpress, dan setelah saya mengetahu kelebihan-kelebihan dari menggunakan KompiFlexible AMP, akhirnya saya memutuskan untuk tidak perlu migrasi ke Wordpress.
Penutup
Yah... saya kira cukup sekian saja tulisan saya kali ini, lagipula ini sudah cukup panjang. Mungkin di lain kesempatan saya akan curhat dengan lebih panjang lagi.
Semoga artikel ini juga bisa menjawab pertanyaa teman-teman tentang template apa yang digunakan oleh dirga.id, sebab diluar sana masih banyak yang salah sangka dan mengira bahwa saya masih menggunakan VioMagaz, khususnya VioMagz AMP.